fiksi

Membangun Desa (2)

Foto: Pixabay Dua hari setelah kepulangan Koy, Bang Go dan La O pun bermusyawarah untuk membicarakan hal krusial di kampungnya, yaitu penanda jalan. Penanda jalan sangat penting bagi keselamatan masyarakat kampung, terlebih anak-anak yang sering bermain di tengah jalan maupun pejalan kaki. Sudah banyak korban jiwa yang berjatuhan pasca peristiwa tabrakan motor dengan pejalan kaki, …

Membangun Desa (1)

“La, lu bakal balik ke kampung ini lagi nggak?” tanyamu. “Ga tau Bang. Gue ga jamin,” jawab gue ketus. *** Kampung gue terletak di lokasi antah berantah. Kampung ini terkenal dengan jalan kecil yang sering dilewati oleh motor berkecepatan tinggi. Anehnya, anak-anak sekitar kampung sering banget main di jalanan ini. Padahal berbahaya sekali. Bang Go …

Kedai Kopi

Sumber: Pixabay Suatu malam di kedai kopi bergaya fancy. Aku memarkirkan motor tepat di samping motor SupraX berplat nomor B. Di depan motorku, langsung berbatasan dengan tembok cat abu-abu yang lusuh dan hampir mengelupas. Sementara di tanah yang kuinjak, hanyalah tanah beserta kerikil. Seharusnya sih paving block. Dengan langkah kaki yang terburu-buru, aku bergegas membuka …

Kembali?

akankahkita akan kembali,kedalam ruang waktu yang sama? Mungkin. Karena waktu tidak bisa diulang, tetapi berubah. atau, kembali pada kejadian yang sama?hati terpaut yang sama? Entah. *** Pada akhirnya, kita tidak mengetahui siapa pendamping yang akan setia menemani hingga meninggal dunia nanti. Memang, dalam menjalani kejadian setiap waktu, pasti ada detik-detik pertemuan dengan orang baru dan …

Perempuan Melawan Arus

Sebenarnya, perempuan itu indah dan mempesona. Lama-kelamaan ia berubah menjadi seorang ibu yang lembut dan saling menyayangi. Ya, dibalik kelembutannya, tubuhnya pun memang dirancang kuat untuk menghadapi dunia luar yang ternyata kejam dan eksploitatif. Tapi, yuk lihat. Bagaimana masa muda seorang ibu tersebut di masa depan. Awalnya, ia seorang gadis kecil yang mulai mekar dan …

Banyak, Orang Gila!

Terlalu banyak orang gila di sini. Ya, disini. Kamu yakin nggak dengan pernyataan itu? Pastilah yakin. Buktinya, kamu bisa lihat sendiri. Di kehidupan sehari-hari atau dimanapun Mau kasih bukti? Ternyata.. karena mereka mencapai sesuatu dengan cara yang instan. Mungkin ingin cepat mahsyur dan kaya. Namun, entah bagaimana konsekuensi di masa depan seperti apa. Instan, instan …

Suara

Suara. Kapan ia bersua? Ia bukanlah terlalu nyata, bukan terlalu visual. Ia hanya gelombang. Gelombang suara dan persepsi.  Suara itu. Ya, bisikan suara yang diikuti oleh persepsi di otak ini.  Mengajakku ingin bertemu denganmu. Dengan cara apapun.  Bahkan bintang pun bisa bertebaran di langit tempat tinggalmu. Meskipun bintang itu jauh dan tak bisa digapai.  Bukanlah …

Kepastian

Aku hanya butuh kepastian. Bukan digantung. Tapi siapa yang memberi itu? Tuhan kah? yang memiliki kuasa lebih besar dan menguasai seluruh jagat raya. Atau kamu kah? seonggok ciptaan Tuhan yang punya kekuasaan untuk memutuskan dan menghasilkan keputusan yang tak sehebat Tuhan? Kecewa? Mungkin. Bukankah setiap yang berharap kepada manusia terkadang diberi kekecewaan? Lalu dimana kepastian …

Logika, Berbeda dan Tertawa

Semua terasa berbeda ya. Entah kenapa, akhir-akhir ini, aku membaca cerita dulu yang membuatku tertawa sekarang. Apa, logikaku sudah berjalan? Apakah, dulu, relasi antara dua manusia bisa dikatakan lucu dan imut, sehingga ada perselisihan yang membuat semuanya tidak menyenangkan? Mungkin aku bukan orang yang mengungkit hal itu. Sudah berkali-kali orang yang bernasib sama, jungkir balik …