Kebingungan Nyata

Ketika malam kau bersua,

memantul-mantul bagai gema,
di antara langitan yang tua,
tak terang dalam nyata.
Ketika malam kau berperih hati,
bergundah ria dalam sepi,
memandanginya, di antara rak buku rapi,
lalu, dia berapi?
apa hubungannya ini?
aku bingung dalam sepi
makin lama membuatku mati
mati diantara penat diri

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *